TRAINING COMMUNITY RELATION AND DEVELOPMENT

TRAINING COMMUNITY RELATION AND DEVELOPMENT: MENINGKATKAN HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KEBERLANJUTAN PROGRAM PEMBERDAYAAN

Deskripsi

Hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar tidak cukup dibangun melalui kegiatan bantuan sosial atau program tanggung jawab sosial yang bersifat sesaat. Dalam praktiknya, perusahaan dapat menghadapi penolakan masyarakat, konflik kepentingan, ketimpangan manfaat ekonomi, hingga program pemberdayaan yang tidak berlanjut setelah pendanaan selesai. Untuk mengatasinya, perusahaan perlu membangun komunikasi partisipatif, memahami kebutuhan sosial, serta mengukur dampak setiap program secara terstruktur. Community Relation and Development merupakan pendekatan pengelolaan hubungan antara organisasi dan masyarakat melalui komunikasi, pelibatan pemangku kepentingan, serta pengembangan kapasitas komunitas. Pelatihan ini membekali peserta dengan metode untuk membangun kepercayaan, mengelola potensi konflik, dan merancang program pengembangan masyarakat yang memberikan manfaat jangka panjang.

Training Community Relation and Development membahas strategi pengelolaan hubungan masyarakat dan pelaksanaan program pengembangan komunitas yang selaras dengan kebutuhan sosial serta tujuan organisasi. Peserta akan mempelajari pemetaan sosial, stakeholder engagement, komunikasi dengan masyarakat, pengelolaan keluhan, hingga evaluasi dampak program. Pembahasan juga mencakup studi kasus, seperti penanganan keberatan warga terhadap aktivitas operasional perusahaan, penyusunan program pemberdayaan ekonomi lokal, serta batas internal perusahaan dalam menentukan tanggung jawab dan dukungan kepada masyarakat.

Pelatihan yang membahas mengenai Community Relation and Development tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam, diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan yang profesional.

Tujuan

Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat lebih mendalami pengetahuan mengenai stakeholder engagement plan. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah:

  1. Memahami prinsip dan strategi pengelolaan hubungan perusahaan dengan masyarakat.
  2. Mampu melakukan pemetaan sosial dan analisis kebutuhan komunitas.
  3. Mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang partisipatif dan berkelanjutan.
  4. Meningkatkan kemampuan komunikasi, negosiasi, dan penanganan konflik sosial.
  5. Mampu mengevaluasi efektivitas serta dampak program pengembangan masyarakat.

Materi

Pada pelatihan community development program  ini, materi yang didapatkan adalah:

  1. Fundamental Community Relation and Development
    Memahami konsep, prinsip, ruang lingkup, serta peran hubungan masyarakat dalam keberlanjutan operasional perusahaan.
  2. Social Mapping and Community Needs Assessment
    Mempelajari teknik pemetaan kondisi sosial, potensi wilayah, karakteristik masyarakat, dan kebutuhan komunitas.
  3. Stakeholder Identification and Analysis
    Mengidentifikasi pemangku kepentingan, tingkat pengaruh, kepentingan, serta pola hubungan antaraktor.
  4. Community Engagement and Participatory Communication
    Mengembangkan pendekatan komunikasi dua arah dan pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan.
  5. Social Impact Assessment
    Mengidentifikasi dampak positif maupun negatif aktivitas perusahaan terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan masyarakat.
  6. Community Development Program Planning
    Menyusun program pemberdayaan berdasarkan kebutuhan lokal, potensi sumber daya, dan prioritas pembangunan komunitas.
  7. Conflict Management and Grievance Handling
    Mempelajari identifikasi potensi konflik, mekanisme pengaduan, mediasi, serta penyelesaian keluhan masyarakat.
  8. Partnership and Local Economic Empowerment
    Membangun kemitraan dengan pemerintah, lembaga lokal, UMKM, dan kelompok masyarakat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
  9. Monitoring, Evaluation, and Social Impact Measurement
    Menentukan indikator keberhasilan, mengukur hasil program, serta mengevaluasi perubahan yang terjadi di masyarakat.
  10. Community Development Case Study and Best Practices
    Menganalisis kasus hubungan perusahaan dan masyarakat, termasuk konflik sosial, program pemberdayaan ekonomi lokal, dan strategi keberlanjutan program.

social license to operate

Peserta

Training grievance management mechanism ini sangat cocok untuk diikuti peserta dari kalangan:

  1. Community Relations Officer dan Community Development Officer.
  2. CSR dan Sustainability Specialist.
  3. Public Relations dan External Relations Staff.
  4. Government Relations dan Stakeholder Engagement Officer.
  5. Manajer operasional, pengembangan sosial, dan hubungan eksternal perusahaan.

Instruktur

Training CSR dan pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan, akan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman dalam bidang pengelolaan konflik masyarakat:

Instruktur yang mengajar pelatihan ini adalah instruktur yang berkompeten dibidang community needs assessment, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode yang interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi. Instruktur berpengalaman akan menyampaikan materi secara sistematis, sementara peserta akan mengikuti diskusi kelompok untuk mendalami konsep. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup simulasi serta studi kasus yang membantu peserta memahami penerapan konsep secara langsung dalam dunia kerja. Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

TRAINING CALENDAR 2026 – PROTRAIN.ID

🟩Januari 2026

  • Batch 1: 06-08 Januari 2026
  • Batch 2: 20-22 Januari 2026

🟪Februari 2026

  • Batch 1: 03-05 Februari 2026
  • Batch 2: 17-19 Februari 2026

🟦Maret 2026

  • Batch 1: 10-12 Maret 2026
  • Batch 2: 24-26 Maret 2026

🟥April 2026

  • Batch 1: 07-09 April 2026
  • Batch 2: 21-23 April 2026

🟨Mei 2026

  • Batch 1: 05-07 Mei 2026
  • Batch 2: 19-21 Mei 2026

🟫Juni 2026

  • Batch 1: 02-04 Juni 2026
  • Batch 2: 16-18 Juni 2026

🟧Juli 2026

  • Batch 1: 07-09 Juli 2026
  • Batch 2: 21-23 Juli 2026

🟩Agustus 2026

  • Batch 1: 04-06 Agustus 2026
  • Batch 2: 18-20 Agustus 2026

🟪September 2026

  • Batch 1: 01-03 September 2026
  • Batch 2: 15-17 September 2026

🟦Oktober 2026

  • Batch 1: 06-08 Oktober 2026
  • Batch 2: 20-22 Oktober 2026

🟥November 2026

  • Batch 1: 03-05 November 2026
  • Batch 2: 17-19 November 2026

🟨Desember 2026

  • Batch 1: 08-10 Desember 2026
  • Batch 2: 15-17 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Investasi dan Lokasi Pelatihan

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan :

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Harga tersebut berlaku untuk 2 hari pelatihan
*Harga menyesuaikan jumlah peserta
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan

  1. Training kit (dokumentasi foto, blocknote, ATK, flashdisk, dll).
  2. 2x coffee break & 1 lunch (makan siang).
  3. Training room full AC dan multimedia.
  4. Free bag/backpack (tas training).
  5. Soft file foto training
  6. Sertifikat pelatihan.
  7. Souvenir ekslusif.
  8. City tour (optional)

FAQ tentang Pro Train IDN

Q :Apa itu Training Community Relation and Development?
A : Training ini membekali peserta dengan kemampuan membangun hubungan jangka panjang antara perusahaan dan masyarakat di sekitar area operasi. Cakupannya meliputi pemetaan pemangku kepentingan, konsultasi partisipatif, perencanaan program pemberdayaan, penanganan keluhan, serta evaluasi dampak. Pendekatan ini selaras dengan prinsip stakeholder engagement, yang menjadikan komunikasi dua arah dan partisipasi masyarakat sebagai dasar pengelolaan dampak sosial.

Q : Apa perbedaan CSR dan community development?
A : CSR dapat mencakup berbagai kegiatan, mulai dari penguatan reputasi, kepatuhan, hingga isu lingkungan dan sosial secara luas. Sementara itu, community development lebih berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola sumber daya, mengambil keputusan, dan mempertahankan manfaat pembangunan secara mandiri.

Q : Berapa minimal running Training Community Relation and Development ini?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Harga pelatihan menyesuaikan jumlah peserta yang mengikuti.

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan social license to operate ini sendiri aja / private course ?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore, Malaysia, dan Timor Leste. Dan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien.

AYO SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA

Syarat dan Ketentuan Berlaku

Beberapa Klien Kami

*Artikel ini disusun oleh Trisna Aulia Putri Anjani, penulis yang aktif sejak 2025. Fokus karyanya saat ini ialah menyusun artikel pelatihan untuk platform Pro Train IDN. Menjadi seorang content writer web di perusahaan pelatihan, Trisna berusaha untuk menghadirkan konten yang informatif, komprehensif, serta mudah dipahami setiap pembaca. Untuk konsultasi lebih lanjut seputar progam ini, tim kami siap melayani Anda melalui kontak yang tersedia.

Share your love
Translate »