TRAINING PREVENTIVE AND PREDICTIVE MAINTENANCE

TRAINING PREVENTIVE AND PREDICTIVE MAINTENANCE: MENINGKATKAN KEANDALAN MESIN DAN MENGURANGI RISIKO DOWNTIME OPERASIONAL

Deskripsi

Dalam kegiatan industri, kerusakan mesin tidak selalu terjadi secara tiba-tiba. Banyak gangguan operasional berawal dari penurunan kondisi komponen yang tidak terdeteksi, seperti kenaikan suhu bearing, getaran abnormal, atau perubahan tekanan pada sistem mekanis. Untuk mengatasinya, perusahaan perlu menggabungkan pemeliharaan terjadwal dengan pemantauan kondisi peralatan secara berkala. Training Preventive and Predictive Maintenance merupakan program pengembangan kompetensi yang membahas metode perawatan pencegahan dan prediksi kerusakan berdasarkan kondisi aktual mesin, sehingga tenaga teknis mampu mengurangi downtime, mengendalikan biaya perawatan, serta meningkatkan keandalan aset perusahaan.

Training Preventive and Predictive Maintenance membahas penerapan strategi preventive maintenance dan predictive maintenance dalam pengelolaan peralatan industri. Peserta akan mempelajari cara menyusun jadwal pemeliharaan, mengidentifikasi potensi kegagalan, membaca indikator kondisi mesin, serta menentukan tindakan perawatan berdasarkan tingkat risiko dan kebutuhan operasional. Pembahasan juga mencakup studi kasus gangguan peralatan, analisis penyebab kerusakan, dan penentuan batas internal perusahaan dalam menetapkan frekuensi inspeksi, toleransi kondisi mesin, serta kriteria tindakan perbaikan.

Pelatihan yang membahas mengenai Preventive and Predictive Maintenance tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam, diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan yang profesional.

Tujuan

Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat lebih mendalami pengetahuan mengenai perawatan mesin industri. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah:

  1. Memahami perbedaan dan penerapan preventive maintenance serta predictive maintenance.
  2. Mampu menyusun program pemeliharaan berdasarkan prioritas dan tingkat kritikalitas peralatan.
  3. Meningkatkan kemampuan mendeteksi gejala awal kerusakan mesin melalui condition monitoring.
  4. Mampu menganalisis penyebab kegagalan dan menentukan tindakan pemeliharaan yang tepat.
  5. Mengoptimalkan keandalan aset, memperpanjang umur peralatan, dan menekan biaya downtime.

Materi

Pada pelatihan condition monitoring ini, materi yang didapatkan adalah:

  1. Fundamental Maintenance Management
    Memahami konsep pemeliharaan industri, fungsi maintenance, jenis strategi perawatan, serta hubungannya dengan produktivitas operasional.
  2. Preventive Maintenance Planning
    Mempelajari penyusunan jadwal inspeksi, pemeliharaan rutin, penggantian komponen, dan penentuan interval perawatan berdasarkan jam operasi maupun rekomendasi pabrikan.
  3. Predictive Maintenance Concepts
    Membahas pendekatan pemeliharaan berdasarkan kondisi aktual mesin untuk memperkirakan potensi kegagalan sebelum mengganggu proses produksi.
  4. Condition Monitoring Techniques
    Mempelajari teknik pemantauan kondisi mesin melalui pengukuran getaran, temperatur, tekanan, pelumasan, dan parameter operasional lainnya.
  5. Vibration Analysis and Thermography
    Memahami penggunaan analisis getaran dan thermography untuk mengidentifikasi ketidakseimbangan, misalignment, kerusakan bearing, serta indikasi panas abnormal.
  6. Failure Mode and Root Cause Analysis
    Mempelajari identifikasi mode kegagalan, analisis akar penyebab kerusakan, serta penentuan tindakan korektif dan pencegahan agar masalah tidak berulang.
  7. Equipment Criticality and Risk Assessment
    Menentukan prioritas pemeliharaan berdasarkan dampak kerusakan terhadap keselamatan, kapasitas produksi, biaya operasional, dan kontinuitas proses.
  8. Maintenance Scheduling and Resource Allocation
    Membahas pengaturan tenaga kerja, suku cadang, peralatan inspeksi, dan waktu pelaksanaan maintenance agar kegiatan perawatan berjalan efektif.
  9. Maintenance Performance Measurement
    Mempelajari indikator kinerja seperti Mean Time Between Failures (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), equipment availability, dan maintenance cost.
  10. Case Study and Maintenance Improvement
    Menganalisis kasus kerusakan peralatan industri, mengevaluasi efektivitas program pemeliharaan, dan menyusun rekomendasi peningkatan berdasarkan hasil inspeksi serta data historis.

manajemen pemeliharaan mesin

Peserta

Training reliability engineering ini sangat cocok untuk diikuti peserta dari kalangan:

  1. Maintenance Manager dan Maintenance Supervisor.
  2. Mechanical Engineer dan Electrical Engineer.
  3. Maintenance Planner dan Maintenance Scheduler.
  4. Reliability Engineer dan Asset Management Officer.
  5. Teknisi Pemeliharaan, Operator Produksi, dan Plant Engineer.

Instruktur

Training analisis kerusakan mesin yang diselenggarakan, akan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman dalam bidang maintenance management:

Instruktur yang mengajar pelatihan ini adalah instruktur yang berkompeten dibidang equipment maintenance, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode yang interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi. Instruktur berpengalaman akan menyampaikan materi secara sistematis, sementara peserta akan mengikuti diskusi kelompok untuk mendalami konsep. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup simulasi serta studi kasus yang membantu peserta memahami penerapan konsep secara langsung dalam dunia kerja. Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

TRAINING CALENDAR 2026 – PROTRAIN.ID

🟩Januari 2026

  • Batch 1: 06-08 Januari 2026
  • Batch 2: 20-22 Januari 2026

🟪Februari 2026

  • Batch 1: 03-05 Februari 2026
  • Batch 2: 17-19 Februari 2026

🟦Maret 2026

  • Batch 1: 10-12 Maret 2026
  • Batch 2: 24-26 Maret 2026

🟥April 2026

  • Batch 1: 07-09 April 2026
  • Batch 2: 21-23 April 2026

🟨Mei 2026

  • Batch 1: 05-07 Mei 2026
  • Batch 2: 19-21 Mei 2026

🟫Juni 2026

  • Batch 1: 02-04 Juni 2026
  • Batch 2: 16-18 Juni 2026

🟧Juli 2026

  • Batch 1: 07-09 Juli 2026
  • Batch 2: 21-23 Juli 2026

🟩Agustus 2026

  • Batch 1: 04-06 Agustus 2026
  • Batch 2: 18-20 Agustus 2026

🟪September 2026

  • Batch 1: 01-03 September 2026
  • Batch 2: 15-17 September 2026

🟦Oktober 2026

  • Batch 1: 06-08 Oktober 2026
  • Batch 2: 20-22 Oktober 2026

🟥November 2026

  • Batch 1: 03-05 November 2026
  • Batch 2: 17-19 November 2026

🟨Desember 2026

  • Batch 1: 08-10 Desember 2026
  • Batch 2: 15-17 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Investasi dan Lokasi Pelatihan

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan :

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Harga tersebut berlaku untuk 2 hari pelatihan
*Harga menyesuaikan jumlah peserta
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan

  1. Training kit (dokumentasi foto, blocknote, ATK, flashdisk, dll).
  2. 2x coffee break & 1 lunch (makan siang).
  3. Training room full AC dan multimedia.
  4. Free bag/backpack (tas training).
  5. Soft file foto training
  6. Sertifikat pelatihan.
  7. Souvenir ekslusif.
  8. City tour (optional)

FAQ tentang Pro Train IDN

Q : Apa yang dimaksud dengan Preventive and Predictive Maintenance?
A : Preventive and Predictive Maintenance merupakan dua pendekatan pemeliharaan peralatan yang bertujuan menjaga performa dan mencegah kegagalan mesin. Preventive maintenance dilakukan berdasarkan jadwal atau interval tertentu, sedangkan predictive maintenance menggunakan data kondisi aktual untuk memperkirakan kemungkinan kerusakan dan menentukan waktu perawatan yang tepat.

Q : Apa perbedaan preventive maintenance dan predictive maintenance?
A : Perbedaan utamanya terletak pada dasar penentuan tindakan perawatan. Preventive maintenance mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan, seperti inspeksi bulanan atau penggantian komponen berdasarkan jam operasi. Sebaliknya, predictive maintenance mengandalkan hasil pemantauan kondisi mesin, seperti perubahan getaran, suhu, maupun kualitas pelumas.

Q : Metode apa saja yang digunakan dalam predictive maintenance?
A : Beberapa metode yang umum digunakan meliputi vibration analysis, infrared thermography, oil analysis, ultrasonic testing, dan condition monitoring. Pemilihan metode bergantung pada jenis mesin, karakteristik kegagalan, serta parameter yang perlu dipantau.

Q : Berapa minimal running Training Preventive and Predictive Maintenance ini?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Harga pelatihan menyesuaikan jumlah peserta yang mengikuti.

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan manajemen pemeliharaan mesin ini sendiri aja / private course ?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore, Malaysia, dan Timor Leste. Dan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien.

AYO SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA

Syarat dan Ketentuan Berlaku

Beberapa Klien Kami

*Artikel ini disusun oleh Trisna Aulia Putri Anjani, penulis yang aktif sejak 2025. Fokus karyanya saat ini ialah menyusun artikel pelatihan untuk platform Pro Train IDN. Menjadi seorang content writer web di perusahaan pelatihan, Trisna berusaha untuk menghadirkan konten yang informatif, komprehensif, serta mudah dipahami setiap pembaca. Untuk konsultasi lebih lanjut seputar progam ini, tim kami siap melayani Anda melalui kontak yang tersedia.

Share your love
Translate »