TRAINING ANALISIS KREDIT PEMBIAYAAN INDUSTRI

Deskripsi

Training Analisis Kredit Pembiayaan Industri saat ini semakin dibutuhkaan, pasalnya kredit macet bukan sekadar angka di laporan keuangan, melainkan sebagai fondasi lembaga keuangan yang sudah dibangun bertahun-tahun. Di Indonesia, rasio Non-Performing Loan (NPL) perbankan masih menjadi perhatian serius regulator, mengingat kesalahan dalam proses analisis kredit kerap menjadi akar masalah yang baru terasa dampaknya bertahun-tahun kemudian. Bank yang tidak memiliki analis kredit kompeten pada dasarnya sedang bermain judi dengan dana nasabahnya sendiri. Perbankan juga dituntut menjalankan prinsip prudential banking secara konsisten, di mana setiap keputusan penyaluran dana ke sektor industri harus melewati serangkaian uji kelayakan yang terstruktur dan berbasis data. Menurut Basel Committee on Banking Supervision dalam Principles for the Management of Credit Risk, lemahnya standar analisis kredit adalah salah satu penyebab utama akumulasi kredit bermasalah yang pada akhirnya mengancam stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.

Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata para profesional yang bekerja di lingkungan perbankan dan lembaga pembiayaan, khususnya mereka yang sehari-hari berhadapan dengan keputusan pemberian kredit kepada sektor industri. Program ini membahas secara mendalam bagaimana peserta melakukan tinjauan terhadap business environment dan struktur organisasi debitur, menilai kelayakan industri dari sudut pandang keuangan maupun non-keuangan, mengidentifikasi berbagai bentuk risiko yang melekat pada fasilitas kredit, serta menerapkan metode analisis kredit yang sesuai dengan tujuan dan kebijakan lembaga. Seluruh pembahasan dikemas secara praktis agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi langsung mampu mengaplikasikan kerangka analisis tersebut dalam pekerjaan mereka.

Training yang membahas mengenai Analisis Kredit Pembiayaan Industri tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam, diperlukan waktu tersendiri dan bimbingan yang profesional.

Tujuan

Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat lebih mendalami pengetahuan mengenai analisis kelayakan kredit sektor industri. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah:

  1. Peserta mampu melakukan tinjauan menyeluruh terhadap lingkungan bisnis dan profil manajemen calon debitur industri.
  2. Peserta mampu menilai kelayakan finansial perusahaan industri sebagai dasar keputusan pemberian kredit.
  3. Peserta mampu mengidentifikasi, mengukur, dan memetakan risiko yang melekat pada struktur fasilitas kredit.
  4. Peserta mampu menyusun analisis kredit yang sistematis sesuai dengan metode dan prosedur yang berlaku di lembaga keuangan.
  5. Peserta mampu menghasilkan rekomendasi kredit yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Materi

Pada pelatihan cara menilai risiko kredit perusahaan ini, materi yang didapatkan adalah:

  1. Tinjauan Lingkungan Bisnis dan Organisasi Debitur

Membahas cara membaca kondisi makro industri, posisi kompetitif perusahaan, serta struktur tata kelola dan kapabilitas manajemen sebagai fondasi awal analisis.

  1. Analisis Kelayakan Industri

Peserta mempelajari cara menilai prospek sektor industri, siklus bisnis, serta faktor-faktor eksternal yang memengaruhi keberlangsungan usaha debitur.

  1. Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Industri

Mencakup interpretasi neraca, laporan laba rugi, arus kas, serta rasio keuangan kunci yang relevan untuk pengambilan keputusan kredit.

  1. Prinsip Prudential Banking dalam Penyaluran Kredit

Mengulas regulasi OJK dan standar kehati-hatian yang wajib diterapkan perbankan dalam setiap proses pemberian fasilitas pembiayaan.

  1. Analisis Risiko Kredit

Membahas berbagai jenis risiko—mulai dari risiko default, risiko industri, hingga risiko konsentrasi—beserta pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam penilaiannya.

  1. Struktur dan Skema Fasilitas Kredit

Peserta memahami bagaimana merancang struktur kredit yang tepat, termasuk penentuan tenor, agunan, covenant, dan mekanisme pengawasan pasca pencairan.

  1. Metode dan Proses Analisis Kredit

Mencakup metode 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition), teknik credit scoring, serta alur proses analisis dari permohonan hingga keputusan kredit.

  1. Penyusunan Memorandum Kredit

Melatih peserta menyusun dokumen analisis kredit yang komprehensif, terstruktur, dan siap dipresentasikan kepada komite kredit.

  1. Studi Kasus Pembiayaan Sektor Industri

Peserta menganalisis kasus nyata dari berbagai sub-sektor industri manufaktur, infrastruktur, dan agribisnis untuk mengasah kemampuan penilaian secara kontekstual.

  1. Early Warning System dan Monitoring Kredit

Membekali peserta dengan kemampuan mendeteksi sinyal awal penurunan kualitas kredit serta menyusun langkah mitigasi sebelum kredit berubah menjadi bermasalah.

Training cara menilai risiko kredit perusahaan

Peserta

Training metode 5C dalam pemberian kredit ini sangat cocok untuk diikuti peserta dari kalangan:

  1. Analis kredit dan staf pembiayaan di perbankan maupun lembaga keuangan non-bank
  2. Relationship manager dan account officer yang menangani debitur sektor industri
  3. Manajer risiko kredit dan staf divisi manajemen risiko
  4. Auditor internal yang bertugas menelaah proses perkreditan
  5. Profesional keuangan perusahaan yang ingin memahami perspektif kreditur dalam pengajuan pembiayaan

Instruktur

Training analisis laporan keuangan debitur industri yang diselenggarakan, akan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman dalam bidang terkait:

Instruktur yang mengajar pelatihan ini adalah instruktur yang berkompeten dibidang penilaian kelayakan pembiayaan bank, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode yang interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi. Instruktur berpengalaman akan menyampaikan materi secara sistematis, sementara peserta akan mengikuti diskusi kelompok untuk mendalami konsep. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup simulasi serta studi kasus yang membantu peserta memahami penerapan konsep secara langsung dalam dunia kerja. Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

TRAINING CALENDAR 2026 – PROTRAIN.ID

🟩Januari 2026

  • Batch 1: 06-08 Januari 2026
  • Batch 2: 20-22 Januari 2026

🟪Februari 2026

  • Batch 1: 03-05 Februari 2026
  • Batch 2: 17-19 Februari 2026

🟦Maret 2026

  • Batch 1: 10-12 Maret 2026
  • Batch 2: 24-26 Maret 2026

🟥April 2026

  • Batch 1: 07-09 April 2026
  • Batch 2: 21-23 April 2026

🟨Mei 2026

  • Batch 1: 05-07 Mei 2026
  • Batch 2: 19-21 Mei 2026

🟫Juni 2026

  • Batch 1: 02-04 Juni 2026
  • Batch 2: 16-18 Juni 2026

🟧Juli 2026

  • Batch 1: 07-09 Juli 2026
  • Batch 2: 21-23 Juli 2026

🟩Agustus 2026

  • Batch 1: 04-06 Agustus 2026
  • Batch 2: 18-20 Agustus 2026

🟪September 2026

  • Batch 1: 01-03 September 2026
  • Batch 2: 15-17 September 2026

🟦Oktober 2026

  • Batch 1: 06-08 Oktober 2026
  • Batch 2: 20-22 Oktober 2026

🟥November 2026

  • Batch 1: 03-05 November 2026
  • Batch 2: 17-19 November 2026

🟨Desember 2026

  • Batch 1: 08-10 Desember 2026
  • Batch 2: 15-17 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Investasi dan Lokasi Pelatihan

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan :

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan

  1. Training kit (dokumentasi foto, blocknote, ATK, flashdisk, dll).
  2. 2x coffee break & 1 lunch (makan siang).
  3. Training room full AC dan multimedia.
  4. Free bag/backpack (tas training).
  5. Soft file foto training
  6. Sertifikat pelatihan.
  7. Souvenir ekslusif.
  8. City tour (optional)

FAQ tentang Pro Train IDN

Q : Berapa minimal running Pelatihan Analisis Kredit Pembiayaan Industri ini?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan analisis kelayakan kredit sektor industri ini sendiri aja / private course ?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

Q : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien.

AYO SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA

Syarat dan Ketentuan Berlaku

*Artikel ini disusun oleh Trisna Aulia Putri Anjani, penulis yang aktif sejak 2025. Fokus karyanya saat ini ialah menyusun artikel pelatihan untuk platform Pro Train IDN. Menjadi seorang content writer web di perusahaan pelatihan, Trisna berusaha untuk menghadirkan konten yang informatif, komprehensif, serta mudah dipahami setiap pembaca. Untuk konsultasi lebih lanjut seputar progam ini, tim kami siap melayani Anda melalui kontak yang tersedia.

Share your love